Tata Kelola Perusahaan


Komite Audit

Seluruh anggota Komite Audit adalah pihak independen dan eksternal yang dipilih sesuai dengan kemampuan dan pendidikan, serta telah memenuhi syarat yang ditetapkan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.55/POJK.04/2015 Tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, antara lain tidak mempunyai hubungan a liasi dengan Dewan Komisaris, Direksi dan pemegang saham pengendali.

 

Persyaratan Keanggotaan Komite Audit

  1. Wajib memiliki intergritas yang tinggi, kemampuan, pengetahuan, pengalaman sesuai bidang pekerjaannya serta mampu berkomunikasi dengan baik;
  2. Wajib memahami laporan keuangan, bisnis Perseroan khususnya yang terkait dengan layanan jasa atau kegiatan usaha Perseroan, proses audit, manajemen resiko, dan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal serta peraturan perundang-undangan terkait lainnya;
  3. Wajib mematuhi peraturan Komite Audit yang ditetapkan Perseroan;
  4. Bersedia meningkatkan kompetensi secara terus menerus melalui pendidikan dan pelatihan;
  5. Wajib memiliki paling kurang 1 (satu) anggota yang berlatar belakang pendidikan dan keahlian di bidang akuntansi dan/ atau keuangan;
  6. Tidak mempunyai saham langsung maupun tidak langsung pada Perseroan;
  7. Tidak mempunyai hubungan A liasi dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau Pemegang Saham Utama perseroan;
  8. Tidak mempunyai hubungan baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan usaha Perseroan.

 

Tugas dan Tanggung Jawab

Komite Audit memiliki tanggung jawab dalam mendukung fungsi pengawasan yang dijalankan oleh Dewan Komisaris atas proses pelaporan keuangan, pelaksanaan audit dan pengendalian internal, penerapan GCG serta melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh Dewan Komisaris. Agar Komite Audit dapat berperan secara e sien dan efektif, maka disusun Piagam Komite Audit yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris pada tanggal 7 April 2015.

Berdasarkan Piagam Komite Audit, tugas dan tanggung jawab adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan Perseroan kepada dan/atau pihak otoritas antara lain laporan keuangan, proyeksi, dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan Perseroan;
  2. Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan;
  3. Member pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara manajemen dan Akuntan atas jasa yang diberikan;
  4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan Akuntan yang didasarkan pada independensi, ruang lingkup penugasan dan fee;
  5. Melakukan penelaaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal;
  6. Melakukan penelaahan terhadap akti tas pelaksanaan manajemen risiko yang dilakukan Direksi, jika Perseroan tidak memiliki fungsi pemantau risiko di bawah Dewan Komisaris;
  7. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan;
  8. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan kepentingan Perseroan; dan
  9. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan.

 

Wewenang Komite Audit

Dalam melaksanakan tugasnya Komite Audit mempunya wewenang sebagai berikut:

  1. Mengakses dokumen, dta dan informasi Perseroan tentang karyawan, dana, aset, dan sumber daya Perseroan yang diperlukan
  2. Berkomunikasi langsung dengan karyawan, termasuk Dkreksi dan pihak yang menjalankan fungsi audit internal, manajemen risiko, dan Akuntan terkait tugas dan tanggung jawab Komite Audit;
  3. Melibatkan pihak independen di luar anggota Komite Audit yang diperlukan untuk membantu pelaksanaan tugasnya(jika diperlukan); dan
  4. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh Dewan Komisaris.

Komite Audit dibentuk oleh Dewan Komisaris yang pembentukannya mengacu pada POJK Nomor 55/POJK.04/2015 Tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.

Untuk membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja Direksi sesuai dengan prinsip- prinsip Good Corporate Governance.

 

Komposisi Anggota Komite Audit

Komposisi anggota Komite Audit pada tahun 2018 mengalami perubahan anggota Komite Audit berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 04/DEKOM-RIL/IX/2018 pada tanggal 25 September 2018. dengan komposisi keanggotaan adalah sebagai berikut:

Nama Akhir Jabatan
Tunggul Guntur Pasaribu 2022
Riyadi SE, MM, CPA, CMA 2021
Aditya Barmen Saragih 2021

Piagam Komite Audit

Title Download
Piagam Komite Audit
  1 files      3 downloads
Download

back
to top